SANITIZER: Stop Antimicrobial Resistance – Project For Member SCOPH CIMSA USU 2021

SANITIZER: Stop Antimicrobial Resistance – Project For Member SCOPH CIMSA USU 2021

Antimicrobial Resistance (AMR) terjadi ketika bakteri, virus, jamur dan parasit mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan tidak lagi merespon obat-obatan sehingga membuat infeksi lebih sulit untuk diobati dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit dan kematian.

Penyebab terjadinya resistensi antimikroba ini adalah penyalahgunaan antimikroba; kurangnya sumber air bersih, sanitisasi, dan kebersihan bagi hewan dan manusia; pencegahan penyakit dan infeksi yg buruk pada fasilitas kesehatan dan perternakan; akses buruk ke pengobatan,vaksin, dan diagnosis yang berkualitas dan terjangkau; kurangnya kesadaran dan pengetahuan; serta kurangnya penegakan hukum.

Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan terhadap AMR ini, SCOPH CIMSA USU melalui Project for Members mengadakan SANITIZER (Stop Antimicrobial Resistance). Acara ini diadakan dari tanggal 6 – 14 Agustus 2021.

Rangkaian acara SANITIZER diawali dengan Campaign video edukasi AMR-Causes and Preventions di IGTV CIMSA USU. Video edukasi ini memberi informasi kepada masyarakat tentang AMR secara singkat dan cara mencegahnya.

Rangkaian acara kedua adalah Open Discussion “The Status Quo of AMR in Indonesia and Strategies to Tackle and Prevent it“ yang menghadirkan narasumber Drh. Gunawan Budi Utomo – Senior Technical Advisor for Value Chain and AMR FAO ECTAD Indonesia bersama Dr.Tri Widyawati, M.Si, Ph.D – Kepala Departmen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera utara melalui platform Zoom. Peserta yang mendaftar dalam Open Discussion ini adalah 227 mahasiswa kesehatan.

Acara SANITIZER dilanjutkan dengan Podcast “Resistensi Antimikroba di Indonesia” bersama dengan Ibu Dita Novianti Sugandi Argadiredja,S.Si.,APT.,MM – Direktur Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Spotify.

Rangkaian acara terakhir dari SANITIZER adalah Lomba Poster “Stop Antimicrobial Resistance” yang diikuti oleh 30 tim. Terdapat 3 pemenang lomba poster , yaitu Juara 1 Terbaik, Juara 2 Terbaik dan Juara Favorit.

Kami berharap acara SANITIZER dapat meningkatkan kesadaran bagi masyarakat dan mahasiswa kesehatan di Indonesia.

Leave a Reply